Kreasi Pentagana Vol. 2: Panggung Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan Mahasiswa PTBB UM

Pada Selasa, 12 Mei 2026, Himpunan Mahasiswa Departemen Pendidikan Tata Boga dan Busana (HMD PTBB) Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang sukses menyelenggarakan Kreasi Pentagana Vol. 2 di selasar Gedung B13 dan B16 Fakultas Teknik UM. Mengusung tema “Mengukir Estetika, Menciptakan Karya”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta hasil karya terbaik mereka di bidang tata boga dan tata busana.

Kreasi Pentagana Vol. 2 merupakan salah satu program kerja Bidang Bakat dan Minat HMD PTBB yang bertujuan mengembangkan potensi mahasiswa sekaligus menumbuhkan semangat berkarya di lingkungan akademik. Selain menjadi ajang apresiasi karya, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar mahasiswa Departemen Pendidikan Tata Boga dan Busana Universitas Negeri Malang. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa aktif angkatan 2024 dan 2025 yang terlibat secara langsung sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan briefing panitia dan registrasi peserta. Selanjutnya, setiap kelompok mempersiapkan produk dan karya yang akan dipamerkan pada stan masing-masing. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Pembina HMD PTBB, serta Ketua Departemen Pendidikan Tata Boga dan Busana. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun pengunjung yang hadir.

  • Sambutan Pembina HMD PTBB
  • Sesi Pameran Hasil Karya Mahasiswa

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menampilkan beragam karya kreatif dan inovatif yang mencerminkan kompetensi serta keterampilan yang telah mereka pelajari selama perkuliahan. Pada bidang tata boga, berbagai produk unggulan dipamerkan melalui kategori seperti Main Course Battle, Pasta Creation Challenge, dan Cookies Art. Sementara itu, mahasiswa tata busana menampilkan karya berupa handy craft, fashion research, tailoring, gambar anatomi busana, hingga berbagai teknik pembuatan busana wanita dan anak.

Seluruh karya yang dipamerkan telah melalui proses penilaian oleh dosen dan juri eksternal. Oleh karena itu, produk yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menunjukkan kualitas, kreativitas, serta potensi untuk dikembangkan dalam industri kreatif. Secara keseluruhan, ada 24 stan pameran di area kegiatan.

Kegiatan ini berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum. Tingginya antusiasme pengunjung terlihat dari interaksi yang berlangsung di setiap stan pameran. Bahkan, sejumlah produk yang dipamerkan berhasil terjual selama kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa karya mahasiswa tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan peluang untuk dikembangkan lebih lanjut secara komersial.

Selain pameran karya, Kreasi Pentagana Vol. 2 juga menghadirkan berbagai rangkaian acara menarik, seperti sesi hiburan, penilaian karya, pengumuman pemenang, hingga penyerahan penghargaan kepada kelompok terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas dan kualitas karya yang dihasilkan sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk terus berinovasi dan mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Pemenang Kategori Busana

Penyerahan Trofi kepada Pemenang Kategori Boga

Pemenang Kategori Boga

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam memamerkan hasil karya, tetapi juga belajar mengenai proses produksi, manajemen acara, komunikasi, kerja sama tim, dan kewirausahaan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kreatif yang terus berkembang.

Kreasi Pentagana Vol. 2 diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi mahasiswa yang kreatif, inovatif, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri kuliner dan fashion di masa depan. Keberhasilan kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa merupakan potensi besar yang layak untuk terus didukung, dikembangkan, dan diapresiasi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *