Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dengan tema “Transformasi Industri Fashion di Era Digital: Peluang dan Tantangan Generasi Muda”. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya program studi dalam memperkaya wawasan mahasiswa mengenai perkembangan industri fashion yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi digital, media sosial, e-commerce, kecerdasan buatan, dan perubahan perilaku konsumen global. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai berbagai peluang dan tantangan yang harus dihadapi generasi muda dalam memasuki dunia kerja maupun membangun usaha di bidang fashion.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung B16 Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana. Kuliah tamu menghadirkan Dr. Aisyah Hading, M. Pd, seorang akademisi dan pakar bidang pendidikan serta industri fashion dari Universitas Negeri Makassar (UNM). Dalam kegiatan ini, narasumber membagikan wawasan mengenai transformasi industri fashion di era digital berdasarkan perspektif akademik, hasil penelitian, serta perkembangan terkini yang terjadi di dunia industri. Kehadiran narasumber memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompetensi yang dibutuhkan generasi muda untuk menghadapi perubahan dunia fashion yang semakin dinamis.

Kegiatan ini mendukung SDG 4: Quality Education melalui penyediaan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan industri terkini. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami implementasi teknologi digital dalam proses desain, produksi, pemasaran, hingga distribusi produk fashion. Pengetahuan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri kreatif.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana. Dalam sambutannya disampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar pada industri fashion sehingga mahasiswa perlu memiliki kemampuan adaptasi, kreativitas, serta literasi digital yang kuat. Prodi S1 Pendidikan Tata Busana berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan akademik yang mampu menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan perkembangan industri yang dinamis.

Memasuki sesi utama, Dr. Aisyah dari Universitas Negeri Makassar (UNM) memaparkan berbagai perubahan yang terjadi dalam industri fashion akibat perkembangan teknologi digital. Materi yang disampaikan mengintegrasikan perspektif pendidikan tinggi, hasil penelitian, serta kebutuhan kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri fashion masa kini. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penguasaan teknologi, kreativitas, inovasi, dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi transformasi industri fashion global.
Materi yang disampaikan meliputi perkembangan e-commerce fashion, digital marketing, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, penggunaan teknologi dalam proses desain dan produksi, serta peluang karier baru yang muncul di sektor industri kreatif. Narasumber juga menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, seperti persaingan global, perubahan tren yang cepat, serta kebutuhan untuk terus meningkatkan kompetensi dan inovasi.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengenalan berbagai inovasi teknologi yang mendorong transformasi industri fashion. Mahasiswa diajak memahami pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana untuk meningkatkan efisiensi produksi, memperluas jangkauan pasar, dan menciptakan produk fashion yang lebih inovatif serta berkelanjutan. Pemahaman ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif dan mampu berkontribusi pada pengembangan industri fashion nasional.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai strategi membangun brand fashion, peluang menjadi fashion entrepreneur, pemanfaatan platform digital untuk pemasaran produk, serta keterampilan yang harus dipersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di era industri 4.0. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk memahami perkembangan industri fashion modern dan peluang yang tersedia di masa depan.

Kegiatan ini juga mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth karena membekali mahasiswa dengan wawasan dan kompetensi yang dapat meningkatkan kesiapan mereka memasuki dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan fashion. Pemahaman mengenai tren industri, teknologi digital, dan kebutuhan pasar diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Kolaborasi antara Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Malang dengan Universitas Negeri Makassar (UNM) turut mencerminkan implementasi SDG 17: Partnerships for the Goals. Sinergi antarlembaga pendidikan tinggi ini menjadi sarana untuk memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kemitraan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara dunia akademik dan dunia industri sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd. selaku Ketua Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana UM menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu ini diharapkan mampu membuka wawasan mahasiswa mengenai perubahan yang terjadi dalam industri fashion global serta mempersiapkan mereka menjadi lulusan yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ke depan, program studi akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra industri dan praktisi profesional guna mendukung terciptanya lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan kuliah tamu, Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang dan pihak Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama akademik. Kesepakatan ini mencakup pengembangan kegiatan pembelajaran, pelaksanaan penelitian kolaboratif, serta program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Penandatanganan IA diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi di bidang pendidikan tata busana.


Leave a Reply