Malang, [09 Juni 2026] – Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan edukatif dari siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pendidikan tinggi serta memperluas wawasan karier di bidang fashion dan industri kreatif. Kegiatan ini diikuti oleh 67 siswa dan 20 guru pendamping yang antusias mengenal lebih dekat lingkungan akademik, fasilitas pembelajaran, serta berbagai peluang pengembangan kompetensi di Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana UM.

Kegiatan diawali dengan sesi penyambutan dan pemaparan profil Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana yang menjelaskan visi, misi, kurikulum, capaian pembelajaran, serta berbagai prestasi mahasiswa dan dosen. Para peserta juga memperoleh informasi mengenai peluang studi lanjut, prospek karier lulusan, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang pendidikan, kewirausahaan, dan industri fashion.

Selanjutnya, peserta diajak mengunjungi berbagai fasilitas pembelajaran yang dimiliki Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana, seperti laboratorium busana, ruang praktik desain mode, ruang produksi busana, serta fasilitas penunjang pembelajaran lainnya. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses pembelajaran di perguruan tinggi dan perkembangan teknologi yang digunakan dalam bidang tata busana.

Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd. selaku Ketua Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Malang menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Beliau berharap kerja sama ini dapat diwujudkan melalui berbagai program kolaboratif, seperti kuliah tamu, pendampingan pembelajaran, praktik lapangan, pengembangan kompetensi guru dan siswa, penelitian, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Sementara itu, Kepala SMK Mambaul Ulum menyampaikan apresiasi kepada Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Malang atas kesempatan dan sambutan yang diberikan kepada seluruh peserta kunjungan. Menurutnya, kerja sama yang terjalin melalui MoU ini menjadi langkah penting dalam membuka akses yang lebih luas bagi siswa untuk mengenal dunia perguruan tinggi, memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri fashion, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Pihak sekolah berharap kemitraan ini dapat terus berkembang dan menghasilkan berbagai program yang berdampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan dan kompetensi peserta didik.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan akses informasi pendidikan tinggi yang berkualitas, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan wawasan karier dan kesiapan kerja di bidang fashion, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan antara Universitas Negeri Malang dan sekolah menengah dalam pengembangan pendidikan yang berkelanjutan.

Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd. selaku Ketua Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Malang menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan edukatif ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi siswa SMK Mambaul Ulum untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya pada bidang tata busana dan industri kreatif. Melalui pengenalan lingkungan akademik, fasilitas pembelajaran, serta prospek karier lulusan, siswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai peluang pengembangan diri dan karier di masa depan. Ke depan, Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana UM akan terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah melalui berbagai program kemitraan, kegiatan edukatif, dan pengembangan kompetensi guna mendukung terwujudnya generasi muda yang unggul, kreatif, profesional, dan berdaya saing global.
Leave a Reply